Cek Rekening Cek Telepon Laporkan Akun
Login
Login With Google
masiar ningsih
•
7 tahun yang lalu

penipu jual beli online

Pertama pelaku mengaku sebagai pelapak HP di salah satu jual beli online. kedua. Pelaku mengiklankan produk pelaku di pelapak lain dan dan melakukan spam seakan-akan pelaku adalah seorang pelapak yang melayani kredit HP ketiga. Pelaku membalas pesan yang dikirimkan korban kepada pelaku, dan setelah itu pelaku mulai melancarkan aksinya dengan mengaku sebagai seorang pegawai nasari yang melayani kredit HP keempat. Pelaku dan korban mulai bertransaksi untuk mengkredit sebuah HP, pelaku mulai menawarkan barang-barang yang dikatakan pelaku bahwa barang tersebut adalah milik perusahaan pelaku ke lima. Pelaku memberikan sebuah persyaratan untuk diisi korban sebagai syarat untuk bisa untuk bisa mengkredit HP, setelah itu korban mengisi persyaratan tersebut ke enam. Setelah persyaratan diisi pelaku mulai menanyakan cara pembayaran yang akan dilakukan korban,sebagai tambahan pelakupun mengirimkan sebuah ktp dengan identitas orang lain sebagai jaminan untuk meyakinkan korban ke tujuh. Setelah bertransaksi cara pembayaran korban pun mentransfer uang sebesar Rp500.000 untuk dijadikan sebuah kredit HP kedelapan. Setelah korban mentransfer uang tersebut, pelaku meminta lagi uang kepada korban sebesar 1 juta sebagai syarat kartu kredit Bukalapak dan pelaku tersebut mengatakan bahwa uang tersebut bersifat sementara setelah 10 menit korban mengirimkan uang tersebut uang tersebut akan dikembalikan ke sembilan. Setelah itu korban mulai mentransfer uang kepada pelaku sebesar 1 juta, korban pun menunggu uang tersebut selama 10 sampai 30 menit dan uang itu pun tidak dikembalikan ke sepuluh. Setelah itu korban terus menanyakan kepada pelaku tentang uang tersebut yang dijadikan pelaku akan dikembalikan, namun disini pelaku mulai melancarkan lagi aksinya dengan mengaku sebagai pegawai asuransi ke sepuluh. Pelaku meminta lagi uang dua juta sebagai syarat agar barang bisa dikirim dan nomor resi pengiriman barang bisa diberikan ke sebelas. Setelah itu korban pun tidak memberikan uang yang diminta pelaku tersebut, di sana pun mulai terjadi adu tegang, korban mulai menanyakan tentang pengiriman barang namun pelaku mulai memberikan alasan alasan yang tidak jelas ke dua belas. Selain itu korban meminta pelaku untuk menshare lokasi pelaku di WhatsApp, dan dan pelaku mulai menshare lokasinya di WhatsApp ketiga belas. Setelah itu korban mulai menanyakan kembali pengiriman barang, pelaku hanya memberikan alasan-alasan yang tidak jelas keempat belas. Dengan alasan tidak jelas yang diberikan pelaku tersebut, korban meminta uang yang diberikan kepada pelaku untuk dikembalikan kepada korban kelima belas. Setelah beberapa kali korban meminta uang itu untuk dikembalikan, pelaku mulai memblokir WhatsApp korban ke enam belas. Setelah itu korban menelpon pelaku dengan nomor yang ada di WhatsApp pelaku namun pelaku selalu menolak telepon dari korban catatan pelaku : nomor hp dan nomor whatsapp pelaku ( 082199090678 dan 083123425577 ) catatan korban : nomor hp (082321113044) catatan peristiwa : tanggal kejadian,18 desember 2018