Cek Rekening Cek Telepon Laporkan Akun
Login
Login With Google
Agnes Setiawan
•
6 tahun yang lalu

Saya di hubungi oleh pihak dgn nomor lain

Sebelumnya saya ingin berterima kasih dengan yang sudah berpartisipasi untuk melaporkan bahwa akun ini penipu. Karena saya pelapor pertama dan saya pikir keluhan saya tidak akan di dengar dan mungkin ini memang saya nya saja yg sedang tidak beruntung. Maaf cerita saya sedikit panjang. Jadi awal cerita saya ingin membeli masker dan saya contact ke si pihak A (081355406170). Sebenarnya disini saya sudah langsung merasa aneh sejak dia nanya "kapan saya transfer" dan malah saya yg bertanya ongkirnya berapa?! tapi saya tidak mau berburuk sangka, jadi saya kasih lah kesempatan. Ini kejadiannya stengah 2 pagi dan dia cepat sekali responnya. Dan ke esokan pagi nya pihak B (081248589889) missed call saya melalui WhatsApp. Tidak lama setelah saya balas, sekitar jam 12:15 dia telpon saya menjelaskan bahwa barang saya tidak dapat di proses karena tertahan di bea cukai dgn pengiriman dari Surabaya, jika proses ingin tetap di lanjutkan saya harus bayar biaya denda bea cukainya, dan saya langsung berikan ke sepupu saya yg sedikit mengerti mengenai penipuan seperti ini karna saya merasa ini sudah aneh. Lalu sepupu saya tanya "barangnya di tahan oleh siapa", "bea cukai pak", "ada polisi?" "ada pak" "polisinya darimana? polsek polda polres?" "polda pak" "oke baik pak skrg gini, bapak tolong fotoin polisi yg tahan barang saya, beserta nama yg ada di seragamnya, beserta contact poldanya ya skrg saya tunggu, nanti om saya bantu urus, om saya deket kok di Surabaya juga" Disini kita bohong dgn bilang punya om polisi. Tapi disini dia mulai gagap, saya ngerasa dia udah mulai kehabisan kata tapi dia masih menjaga tutur katanya agar tidak terdengar panik dan kehabisan kata. Lalu tidak lama di kirim kan lah foto seperti yg ada di screenshot an saya, dan setelah saya googling? Ya itu foto dia ambil dari google. Sore nya saya berencana ke polsek terdekat dari rumah, tapi bapak kepolisian bilang saya harus ke polres di slipi karena cyber case seperti ini pusatnya disana. Saya kehilangan 425 rbu. Mungkin bagi sebagian orang kecil, tapi itu uang Ibu saya yg saya tau tidak mudah untuk di dapat. Dan disini saya tidak terima karena mata pencaharian si penipu ini tidak halal. Lalu keluarga saya bilang apa? "Gimana kalau kita ikhlaskan saja? Soalnya kamu tau kan tante A, dia ada di tipu hingga milyaran namun polisi hanya meminta biaya proses namun sampai skrg hasilnya belum ada" Maaf dgn segala hormat saya bukan bermaksud untuk menjelekan kepolisian, hanya saja saya ingin kepolisian lebih aware dgn oknum2 polisi seperti ini, yg membuat saya kehilangan rasa percaya kepada kepolisian. Saya mohon maaf sekali lagi. Akhirnya sepupu saya coba telpon si A melalui WhatsApp dgn menggunakan nomor lain dan menyamar sbg polisi. Si A awalnya koperatif dgn bilang bahwa A tidak mengetahui nomor rekening ini dan A tidak pernah melayani pemesanan saya. Lalu karena sinyal nya kurang bagus sepupu saya bilang akan menelpon melalui telpon biasa, tapi si A bilang nomornya hilang atau rusak di bawa tikus atau kucing, maaf saya lupa. Apa make sense? Lalu ketika kami terus desak untuk jujur dgn kata2 yg baik dan nada yg santai, si A langsung menggeretak kami seperti "Pak stop ya saya tau bapak bukan polisi jadi jangan menyamar sbg polisi ya. Saya kan sudah bilang saya tidak kenal dgn yg punya nomor rekening itu dan si pembeli yg bapak maksud. Bapak mau ketemu di pengadilan? Oke siap saya tunggu" Lalu setelah itu telpon di matikan. Dan kami langsung di block. Saya sudah sempat melapor di aplikasi Lapor, tapi setelah saya check beberapa hari kemudian laporan saya hilang entah bagaimana bisa.